PENGETAHUAN REMAJA TENTANG BAHAYA MEROKOK DI SMK NEGERI 3 TAHUNA

  • Vitra A. Pontolawokang Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Ferdinand Gansalangi Politeknik Negeri Nusa Utara
Keywords: Pengetahuan, remaja, bahaya merokok

Abstract

Merokok merupakan suatu masalah di masyarakat yang dapat menimbulkan banyak kerugian baik dari segi sosial ekonomi maupun kesehatan bahkan kematian. Perilaku merokok merugikan kesehatan karena dapat mengakibatkan banyak penyakit, diantaranya penyakit pada sistem kardiovaskular, penyakit pada sistem respirasi, kanker dan masalah kesehatan lainnya. Masalah merokok yang utama ialah peningkatan prevalensi perokok yang menjadi semakin serius. . Jumlah perokok di dunia mencapai lebih dari 1 miliar orang terdiri dari 800 juta pria dan 200 juta perempuan. Jumlah perokok usia 15 tahun sebanyak 34,8% dengan prevalensi pria 67% dan perempuan 2,7%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan remaja tentang bahaya merokok di SMK Negeri 3 Tahuna.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan metode survey, untuk mengetahui pengetahuan remaja tentang bahaya merokok di SMK Negeri 3 Tahuna. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh siswa SMK Negeri 3 Tahuna yang berjumlah 426 orang. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini ialah 81 orang. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 91% responden berpengetahuan baik dan 9% responden berpengetahuan cukup sedangkan berpengetahuan kurang tidak ada. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah pengetahuan remaja tentang bahaya merokok di SMK Negeri 3 Tahuna yaitu berpengetahuan baik dan diharapkan SMK negeri 3 Tahuna bekerja sama dengan instansi kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan dan seminar mengenai kesehatan khususnya tentang bahaya merokok.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Vitra A. Pontolawokang, Politeknik Negeri Nusa Utara

Prodi Keperawatan Politeknik Negeri Nusa Utara

Ferdinand Gansalangi, Politeknik Negeri Nusa Utara

Prodi Keperawatan Politeknik Negeri Nusa Utara

References

Andina, (2012). Pengaruh merokok terhadap kesehatan gigi dan rongga mulut. Diakses tanggal 18 April 2016, dari


Anggraini, F.D. (2013). Hubungan larangan merokok di tempat kerja dan tahapan smoking cessation terhadap intensitas merokok. Diakses tanggal 18 April 2016, dari

Aula, (2010). Stop Merokok. Garailmu: Jogjakarta.

Azwar, (2010). Pengantar ilmu kesehatan. Mutiara Sumber Jiwa: Jakarta.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia, (2010). Laporan hasil riset kesehatan dasar riskesdas indonesia tahun
2010. Depkes RI: Jakarta.

Dewi M, A, Wawan. (2010). Teori & pengukuran pengetahuan, sikap dan perilaku manusia. Nuha Medika: Yogyakarta.

Ellizabeth, (2010). Stop merokok. Garailmu: Yogyakarta.

Ericksen M, (2012). The tobacco atlas.
Diakses tanggal 5 Maret 2016, dari .

Hidayat, A. (2011). Metodologi penelitian keperawatan. Salemba Medika: Jakarta.

Heryani, R. (2014). Kumpulan undang–undang dan peraturan pemerintah republik indonesia khusus kesehatan. CV. Trans Info Media: Jakarta Diakses tanggal 18 April 2016, dari

Horwood et al, (2010). Cigarette smoking and depression: tests of causal linkages using a longitudinal birth cohort. The British Journal of Psychiatry. diakses tanggal 18 April 2016, dari .

Kartini, (2010). Psikologi sosial dan kenakalan remaja. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Kusuma, A. R. P. (2012). Pengaruh merokok terhadap kesehatan gigi dan rongga mulut. Kedokteran Gigi
Universitas Islam Sultan Agung. diakses tanggal 18 April 2016, dari .

Kementerian Kesehatan R.I. (2011). Pedoman pengembangan kawasan tanpa rokok. Pusat Promosi Kesehatan: Jakarta.

Kemenkes RI, (2012). RPP pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif segera disahkan.

Lina, Z. (2014). Hubungan antara pengetahuan tentang bahaya rokok dengan tindakan merokok pada siswa SMA Negeri 8 Surakarta.

Muhibah, (2011). Tingkat pengetahuan pelajar sekolah menengah sains hulu selangor mengenai efek rokok terhadap kesehatan. (KTI). Universitas Sumatera Utara: Medan.

Notoatmodjo, S. (2005). Metodologi penelitian kesehatan. Cetakan ketiga. Jakarta.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta.

Octafrida M, D. (2011). Hubungan Merokok dengan Katarak.

Rahmadi, Lestari, Yenita (2012). Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap rokok dengan kebiasaan merokok siswa SMP di kota padang.

Saleh, (2011). Prevalensi Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK)

Sari et al, (2010). The effect of cigarettes smoke exposured causes fertility of. Jurusan Biologi FMIPA Unsyiah. Banda Aceh.

Sukmaningsih, A. (2009). Penurunan jumlah spermatosit pakiten dan spermatid tubulus seminiferus
testis pada mencit (Mus musculus) yang dipaparkan asap rokok.

Universitas Udayana. Diakses tanggal 18 April 2016, dari .

Sumarno, S., (2011). Model optimalisasi implementasi kebijakan pemerintah perihal peringatan bahaya merokok terhadap perilaku konsumen Rokok (Perokok) dan biaya sosial. Unisula Semarang.

Suparyanto, (2008). Rokok dan perilaku merokok.

WHO, (2013). Upaya pengendalian komsumsi tembakau. Jakarta.
Published
2018-03-01