PEMANFAATAN POTENSI LAHAN PEKARANGAN DI KAMPUNG BARANGKALANG DENGAN MENERAPKAN KONSEP MINAHORTIKULTURA DAN VERTIMINAPONIK UNTUK KETAHANAN PANGAN

THE USE OF THE PLOT OF LAND WITH THE CONCEPT OF MINAHORTICULTURE AND VERTIMINAPONIK FOR FOOD STOCK IN BARANGKALANG VILLAGE

  • Yessi Manganang Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Jetti Saselah
  • Bili Melupite
Keywords: Barangkalang-Sangihe, Minahortikultura, Vertiminaponik

Abstract

Masyarakat kampung Barangkalang secara garis besar telah memanfaatkan lahan pekarangan dengan membuat kolam ikan tetapi pengelolaannya masih belum optimal, karena hanya sebatas membudidayakan ikan saja, belum dikombinasikan dengan bercocok tanam yang memanfaatkan pot, polibag atau paralon yang dirangkai secara vertikal. Konsep pemanfaatan pekarangan dengan Mina Hortikultura dan Vertiminaponik. adalah menggabungkan konsep bercocok tanam dan budidaya ikan dalam satu lahan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfatkan lahan pekarangan untuk penyediaan bahan kebutuhan rumah tangga dengan sistem minahortikultura dan vertiminaponik. Tahapan pelaksanaan kegiatan yaitu survey lokasi, persiapan alat dan bahan, pelaksanaan kegiatan dan monitoring. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan dengan konsep minahortikultura dan vertiminaponik dapat meningkatkan pendapatan keluarga, memberikan keterampilan dalam melakukan pembibitan tanaman serta menambah nilai estetika pada pekarangan rumah.

 

Almost all the people of Barangkalang village have used the plot of land by making fish ponds, but the management is still not optimal, because it is only limited to cultivating fish, not yet combined with farming that utilizes pots, polybags or parallons that are arranged vertically. The concept of using the yard with Mina Horticulture and Vertiminaponik is to combine the concepts of farming and fish farming in one land. This activity aims to provide knowledge and skills of the community in making use of the plot of land in the supply of household needs with the minahorticulture and vertiminaponic systems.Stages of activity implementation are survey of location, preparation of tools and materials, implementation of activities and monitoring. The results showed that the use of the plot of land with the concept of minahorticulture and vertiminaponik can increase family income, provide skills in plant nurseries and add aesthetic value to the house yard.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 2013. Budidaya Cabai yang Baik dan Benar. Good Agricultural Practices (GAP). Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Sastro, Y. 2013. Vertiminaponik : Cara Baru Berbudidaya Sayuran dan Ikan. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Jakarta

Suheiti, K. 2016. Vertiminaponik: Strategi Pemanfaatan Lahan Sempit di Perkotaan.https://jambi.litbang.pertanian.go.id/ind/images/INFOTEK/vertiminaponik_infotek.pdf. Diakses tanggal 10 April 2019 pukul 10.00 WITA.

Published
2019-11-30