PENERAPAN TEKNOLOGI BUDIDAYA IKAN (SILVOFISHERY) DI KAWASAN HUTAN MANGROVE BAGI MASYARAKAT PESISIR BOLAANG MONGONDOW SELATAN

APPLICATION OF SILVOFISHERY TECHNOLOGY IN MANGROVE FOREST AREA FOR COASTAL CITIZEN IN BOLAANG SOUTH MONGONDOW

  • Anton Rumengan sam ratulangi university
  • Debry Chrystie Lintong Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Elvi S Mandiangan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara
  • Hengky J. Sinjal Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Carolus P. Paruntu Universitas Sam Ratulangi Manado
Keywords: Mangrove, Silvofishery, Desa Deaga

Abstract

Tujuan PKM ini untuk mencari solusi dalam persoalan yang dihadapi. yaitu: 1) Masyarakat belum memanfaatkan lingkungan mangrove, sebagai tempat untuk pemeliharaan ikan; 2) Pemahaman tentang fungsi dan manfaat mangrove bagi kehidupan organisme air masih sangat kurang, serta belum mengetahui bahaya/ancaman yang ditimbulkan akibat penebangan pohon mangrove oleh masyarakat setempat; 3) Sebagian besar ekosistem mangrove yang ada di wilayah ini telah rusak, karena ditebang untuk dijadikan bahan rumah ataupun sebagai kayu bakar; 4) Pengelolaan pembukuan nelayan masih bersifat konvensional, mengakibatkan banyak pengeluaran dan pemasukan tidak tercatat, hal ini mempersulit dalam penghitungan keuntungan yang diperoleh. Target khusus untuk mengatasi persoalan-persoalan di atas adalah melalui penyuluhan dan pelatihan, pendampingan, dan pendidikan manajemen usaha dan ekonomi secara langsung di lapangan kepada nelayan. Metode pelatihan dilakukan berdasarkan metode otodidak, memberikan ceraman (teori dan praktek) dan diskusi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama 10 (sepuluh) bulan, dengan tahapan persiapan, pelatihan/ pendampingan, pemantauan, dan monitoring dan evaluasi. Target luaran yang dicapai pada akhir penyuluhan dan pelatihan ini adalah semua anggota kelompok maupun keluarganya mempunyai pengetahuan tentang:1) Fungsi dan manfaat konservasi mangrove, 2) Mitra memahami teknologi budidaya ikan metode silvofishery dan mempraktekkannya pembuatan tambak tumpang sari yang mengkombinasikan tambak dengan penanaman mangrove sehingga akan tersedianya ikan hasil budidaya metode silvofishery; 3) memahami dan mempraktekan dalam membuat pencatatan uang masuk dan keluar serta mampu menganalisis cash flow, sehingga mereka bisa mengatur dan mengetahui keuntungan mereka melalui pembukuan yang baik dan pada akhirnya akan meningkatkan pengetahuan dan produksi ikan di Desa Deaga.

 

The purpose of this community service (shorten PKM) in Deage Village is to find solutions to the village’s community lack of (1) concern in making use of mangrove area for rearing Nile tilapia using silvofishery technique, (2) understanding about the function and benefit of mangrove for the life of aquatic organisms and the danger of cutting off mangrove, 3) awareness of the disctruction of mangrove forest that they cut down for building houses and for firewoods as well as 4) financial knowledge that led to their monthly high expenditure and low income. To overcome the problems, our team provided the Deaga’s community with counseling, training and mentoring in planting mangroves and education in business, economy and management directly at the field. The training method was based on adult learning methods in form of theory (lecture and group discussion) and practice mangrove plantation and building pond for silvofishery. The PKM was implemented for 10  months, covering key aspects such as preparation, training/assistance, monitoring and evaluation. The achieved targets or outcomes of this community service at the end of this program included (1) improvement in community’s knowledge about and awereness of the functions and benefits of mangroves conservation implemented through the plantation of 500 mangrove trees, 2) a better understanding of the silvofishery fish culture technology shown by the availability of 2 intercropping ponds built by the community combining a lake and mangrove as silvofishery fish cultivation method and 3) a better practice in recording their life expense (income and expenditure) and in analyzing cash flow, allowing them to manage their money through a proper book keeping, which in turn increased fisheries knowledge and fish production in Deaga Village.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Debry Chrystie Lintong, Universitas Sam Ratulangi Manado

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Hengky J. Sinjal, Universitas Sam Ratulangi Manado

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 

Carolus P. Paruntu, Universitas Sam Ratulangi Manado

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 

References

Alwidakdo, A., Azham, Z., & Kamarubayana, L. (2014). Studi Pertumbuhan Mangrove Pada Kegiatan Rehabilitasi Hutan Mangrove Di Desa Tanjung Limau Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal AGRIFOR, XIII, 11–18.

Evelina, T. Y., Wijayanti, R. F., Fauzi, A., & Akbarina, F. (2018). Pelatihan Manajemen Keuangan Keluarga Bagi Kelompok Dasawisma “Lely 1” Rt.08 Rw.05 Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang. J-ABDIMAS, 5(1), 56–59.

Jetti Saselah, Y. M. (2018). PKM Pemanfaatan Probiotik Untuk Budidaya Ikan di Kampung Kuma I Kecamatan Tabukan Tengah. Jurnal Ilmiah Tatengkorang, 2, 73–76.

Kawamuna, A., Suprayogi, A., & Wijaya, A. P. (2017). Analisis Kesehatan Hutan Mangrove Berdasarkan Metode Klasifikasi Ndvi Pada Citra Sentinel-2 (Studi Kasus : Teluk Pangpang Kabupaten Banyuwangi). Jurnal Geodesi Undip, 6, 277–284.

Manulang, M. (1981). Manajemen Personalia. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Mustafa, A., Sapo, I., Hasnawi, H., & Sammut, J. (2016). Hubungan Antara Faktor Kondisi Lingkungan Dan Produktivitas Tambak Untuk Penajaman Kriteria Kelayakan Lahan: 1. Kualitas Air. Jurnal Riset Akuakultur, 2(3), 289. https://doi.org/10.15578/jra.2.3.2007.289-302

Noor, Y. R., Khazali, M., & Suryadiputra, I. N. N. (2012). Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia (tiga). Bogor: PHKA/WI-IP.

Paruntu, C. P., Darwisito, S., Rumengan, A. P., Sinjal, H. J., Wagey, B., & Tumiwa, J. (2019). Iptek Marikultur Bagi Kelompok Pembudidaya Ikan Desa Motandoi Selatan Kecamatan Pinolosian Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. 7, 256–264.

Paruntu, C. P., Windarto, A. B., Rumengan, A. P., Perikanan, F., Universitas, K., & Ratulangi, S. (2017). Karakteristik Komunitas Mangrove Desa Motandoi Kecamatan Pinolosian Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 1(2), 53–65. https://doi.org/10.35800/jplt.5.2.2017.16619

Rumengan, A. P., Mantiri, D. M. H., Rompas, R., Hutahaean, A., Kepel, T. L., Paruntu, C. P., … Gerung, G. S. (2018). Carbon stock assessment of mangrove ecosystem in totok bay, southeast minahasa regency, north sulawesi, indonesia. AACL Bioflux, 11(4), 1280–1288.

Susantie, D., Saselah, J. T., & Tomasoa, A. (2013). Program Pengabdian pada Masyarakat Internal Ipteks bagi Masyarakat ( IbM ) Kelompok Budidaya Benih Unggul Ikan Nila ( Oreochromis Niloticus ) di Kampung Taloarane Kecamatan Manganitu , Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara. 41–44.

Tidore, F., Rumengan, A. P., Sondak, C. F. A., Mangindaan, R. E. P., Runtuwene, H. C. C., & Pratasik, S. B. P. (2018). Estimasi Kandungan Karbon (C) Pada Serasah Daun Mangrove Di Desa Lansa, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 2(1), 53–58. https://doi.org/10.35800/jplt.6.2.2018.21529

Tiolong, G. M., Rumengan, A. P., Sondak, C. F. A., Boneka, F. B., Mamangkey, N. G., & Kondoy, C. (2019). Estimasi Karbon Vegetasi Mangrove Di Kelurahan Pintu Kota Kecamatan Lembeh Utara Kota Bitung. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 7(2), 98. https://doi.org/10.35800/jplt.7.2.2019.24215

Verisandria, R. J., Schaduw, J. N. W., Sondak, C. F. A., Ompi, M., Rumengan, A., & Rangan, J. (2018). Estimasi Potensi Karbon Pada Sedimen Ekosistem Mangrove Di Pesisir Taman Nasional Bunaken Bagian Utara. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 1(1), 81–97.

Published
2019-11-30