PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM PADA PASIEN GOUT ARTRITIS

IMPLEMENTATION BREATH RELAXATION TECHNIQUES TO PATIENT GOUT ARTRITIS

  • Brygita Chicilia Rumouw Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Yeanneke Liesbeth Tinungki Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Melanthon Junaedi Umboh Politeknik Negeri Nusa Utara
Keywords: Relaksasi, Napas, Dalam, Pasien, Gout

Abstract

Peningkatan kejadian gout artritis sering terjadi di belahan dunia terutama di Negara maju sperti Amerika dengan jumlah 34,2%. Tidak saja di negara maju, namun meningkatnya kejadian gout artritis menyerang Negara berkembang diantaranya adalah di Negara Indonesia. Cara mengurangi nyeri karena gout artritis adalah menggunakan teknik relaksasi napas dalam yang bertujuan agar sendi-sendi lebih rileks sehingga perasaan nyeri dapat berkurang.Tujuan penelitian mengetahui penerapan teknik relaksasi napas dalam pada pasien gout artritis. Metode penelitian menggunakan metode studi kasus deskritif, yakni peneliti mendeskripsikan penemuan fenomena yang telah ada. Subjek penelitian adalah seorang pasien berusia 36 tahun yang mengalami gout artritis yang memiliki fungsi kognitif baik dan dapat berkomunikasi.Pemilihan subjek dilakukan dengan melakukan pemeriksaan gout artritis dengan menggunakan alat pemeriksaan Laboratorium. Apabila Urid Acid lebih dari >8 ,0 mg/dl maka dipilih menjadi subjek penelitian. Instrumen penelitian menggunakan format pengkajian asuhan keperawatan keluarga dan skala pengukuran nyeri numerik. Pengumpulan akan dianalisa dengan analisis deskriptif. Hasil pengkajian pada penelitian ini bahwa pasien mengeluh nyeri pada kedua lutut dan di pergelangan tangan, nyeri bertambah saat melakukan aktivitas, hasil urid acid 8,07 mg/dl serta ketidakmampuan keluarga merawat pasien yang menderita gout artritis. Diagnosis Keperawatan pada pasien Tn. M. W adalah nyeri akut berhubungan dengan kurangya kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang sakit. Tindakan Intervensi Keperawatan pada penelitian ini meliputi 5 tindakan observasi, 2 tindakan terapeutik, 5 tindakan edukasi dan 1 tindakan kolaborasi. Kesimpulan penelitian bahwa penerapan teknik relaksasi napas dalam dapat mengurangi nyeri pada pasien gout artritis.

The prevalence of gout arthritis in the world is 34,2% and often occurs in a developed countries such as America. The increase in the incidence of gout arthritis does not only occurs in developed countries but also in developing countries one of which is Indonesia. The way to reduce pain due to gout arthritis is to use deep breathing relaxation techniques that relax the joints so that the feeling of pain can be reduced. The research purpose is to know to apply the application of deep breath relaxation techniques to a patient with gout arthritis. Method of research use method descriptive case study method, The researcher a description of to phenomena found. The subject of research is a patient 36-year-old experiencing gout arthritis have good cognitive function and communication. The selection of research subjects was carried out by examining gout arthritis using laboratory examination equipment. If uric acid is more > than 8.0 mg/dl then chosen as a subject of research.  The research instrument used a family nursing care assessment format and a numerical pain measurement scale. The collecting method was analyzed with descriptive analysis. The result of the assessment in this research shows that patient Tn. M. W complains of pain in both knees and the wrist, pain increases with activity, the result of uric acid 8.07% mg/dl, and the inability of family care member sick. Diagnosis of Care inpatient Tn M. W is acute pain related to the inability of family care to a member sick. Nursing intervention action has already been taken in this research about  5 action observations, 2 action therapeutics, 5 action educations, and 1 action collaboration. Conclusion of research that application of deep breath relaxation techniques can relieve pain in patients of gout arthritis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adrian, R. Tinungki, Y.L., Tooy, G.C. 2021. Asuhan Keperawatan pada salah satu anggota keluarga dengan gangguan mobilitas fisik akibat gout artritis di wilayah kerja Puskesmas Tahuna Barat. Jurnal Ilmiah Sesebanua Volume 5 Nomor 1 Maret Tahun 2021

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe. 2019

PPNI. 2018. Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Definisi dan Indikator Diagnostik Edisi 1. Jakarta : DPP PPNI

PPNI. 2018. Standar Intervensi Keperawatan Indonesia Definisi dan Tindakan Keperawatan Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI

PPNI. 2018. Standar Luaran Keperawatan Indonesia Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan Edisi

Jakarta: DPP PPNI

Priharjo, R. 2003. Perawatan Nyeri Pemenuhan aktivitas istirahat Pasien. Penerbit Buku Kedokteran. EGC: Jakarta

Data Pusat Kesehatan Masyarakat Tahuna Timur. 2019

Tinungki, Y.L., Patras M.D. 2019. Pembinaan Kesehatan Lansia di GMIST Jemaat Zaitun Paghulu Karatung I Kecamatan Manganitu Kabupaten Sangihe. Jurnal Ilmiah Tatengkorang Volume 3 e- ISSN: 2655-285

World Health Organization (WHO). 2017 WHO methods and data sources global burden of diasese estimates 2000-2015

Kartia, N. 2009. Pengertian Gout Artritis. Pete bentang Pustaka: Yokyakarta

Kementerian Kesehatan RI. 2018. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). http://www.Depkes.go.id/download/general/Hasil.pdf. diakses 10 April 2021

Published
2023-03-15