PKM HAND LINE “KINDAENG” DI KAMPUNG PETTA SELATAN KECAMATAN TABUKAN UTARA KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE

  • Mukhlis A. Kaim Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Yuliana V. Tatontos Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Fitria F. Lungari Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Ishak Bawias Politeknik Negeri Nusa Utara
Keywords: hand line, kindaeng, Petta Selatan

Abstract

Kampung Petta Selatan yang juga dikenal dengan nama lain kampung Embuhanga terletak di wilayah pesisir yang memiliki penduduk dengan mata pencarian sebagai Pettani dan nelayan. Masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan, umumnya hanya mengenal teknik penangkapan ikan dengan penggunakan pancing yang disebut dengan “Paranto”, dimana konstruksinya hanya menggunakan bahan seadanya yang disediakan alam dan pancing ”Kindaeng” yang lebih modern dibandingkan “Palanto”.
PKM Hand Line “Kindaeng” di Kampung Petta Selatan, dilakukan dengan mengadakan penyuluhan tentang pentingnya menjaga ekosistem terumbu karang dalam pengoperasian alat tangkap, sehingga operasi penengkapan ikan di Kampung Petta Selatan menjadi penengkapan ikan yang mengarah pada perikanan tangkap bertanggungjawab dan berkelanjutan, serta membuat dan memberikan bahan untuk 10 unit alat tangkap Hand line “Kindaeng”. Melalui kegiatan ini nelayan penangkap ikan dapat melakukan
penangkapan ikan secara benar dan tidak berdampak buruk terhadap lingkungannya khususnya terhadap kondisi terumbu karang disekitarnya, dengan demikian usaha ini dapat menjadi sumber meningkatkan taraf hidup demi kesejahteraan masyarakat nelayan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Mukhlis A. Kaim, Politeknik Negeri Nusa Utara

Staf Pengajar Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan
Politeknik Negeri Nusa Utara, Tahuna

Yuliana V. Tatontos, Politeknik Negeri Nusa Utara

Staf Pengajar Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan
Politeknik Negeri Nusa Utara, Tahuna

Fitria F. Lungari, Politeknik Negeri Nusa Utara

Staf Pengajar Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan
Politeknik Negeri Nusa Utara, Tahuna

Ishak Bawias, Politeknik Negeri Nusa Utara

Staf Pengajar Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan
Politeknik Negeri Nusa Utara, Tahuna

References

Adimihardja K, Hikamt H. 2001. Tinjauan Buku Sebuah Varian dari P.R.A.- Participatory Research Appraisal dalam Pelaksanaan
Pengabdian pada Masyarakat, Modul Latihan. Humaniora Utama Press, Bandung.

Fargomeli F . 2014. Interaksi Kelompok Nelayan Dalam Meningkatkan Taraf Hidup di Desa Tewil Kecamatan Sangaji Kabupaten
Maba Halmahera Timur. Journal “Acta Diurna”. III. No.3.

Ma’arif R, Zulkarnain, Sulistiono. 2015. Pemberdayaan masyarakat nelayan melalui pengembangan perikanan tangkap
di Desa Majakerta, Indramayu, Jawa Barat. Prosiding Seminar Nasional Ikan ke 8, Bogor.

UU RI No.45 .2009. Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan.

Wardhani R. K, Ismail, Rosyid A. 2012. Analisis Usaha Alat Tangkap Cantrang (Boat Seine) Di Pelabuhan Perikanan Pantai Tawang Kabupaten Kendal. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 1, Nomor 1, Tahun 2012, Hlm 67-76.

Wibowo H, Bahri E. S, Harto P. P. 2016. Optimalisasi Peran Masyarakat Nelayan Batam Dalam Pengembangan Ekonomi. SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 3 (1), 2016, 92-104.
Published
2018-11-01