PENERAPAN ADAPTASI PSIKOSOSIAL PADA MASYARAKAT PASCA TRAUMA BENCANA ALAM DI KAMPUNG LEBO KECAMATAN MANGANITU

IMPLEMENTATION OF PSYCHOSOSIAL ADAPTATION OF POST TRAUMA NATURAL DISASTER TO PEOPLE IN LEBO VILLAGE, MANGANITU

  • Conny Juliana Surudani
  • Yenny Budiman Makahaghi Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Nansy Delia Pangandaheng Politeknik Negeri Nusa Utara
Keywords: Adaptasi Psikososial, Pasca Trauma Bencana, Lebo Sangihe

Abstract

Kejadian gangguan psikososial biasanya mulai muncul segera setelah bencana terjadi (60%). Angka kejadian akan turun seiring dengan berjalannya waktu. Akan tetapi, hal ini tidak menutup kemungkinan gangguan psikososial akan muncul pada rentang waktu lama setelah terjadinnya bencana. Selain itu, resiko terjadinya gangguan psikososial juga semakin menurun jika tiak terjadi cedera fisik yang berarti dan kehilangan orang terdekat. Tujuan PKMS ini yaitu mengurangi dampak psikologi pasca trauma bencana alam akibat kehilangan berduka terhadap keluarga dan harta benda. Kegiatan penyuluhan dilakukan dari rumah ke rumah hal ini dilakukan karena pandemi Covid-19, dimana tim pengabdian mengunjungi rumah-rumah keluarga yang terdampak dengan bencana alam kampung Lebo Kecamatan Manganitu, kemudian melakukan Intervensi Adaptasi Psikologis pada keluarga, kecemasan yang dirasakan oleh keluarga yang mengalami trauma pasca bencana dapat berkurang dengan selalu melakukan tindakan yang sudah diberikan jika rasa takut/cemas datang kembali. Setelah diberikan penyuluhan dan pemberian intervensi adapatsi psikologis pada masyarakat terdampak bencana alam dikampung Lebo Kecamatan Manganitu dapat mengurangi resiko terjadinya depresi akibat kecemasan yang berlebihan karena kehilangan harta benda dan anggota keluarga lainnya.

 

The incidence of psychosocial disorders usually start immediately after the disaster (60%). The incidence rate will decrease over time. However, this does not rule out the possibility that psychosocial disorders will appear for a long time after the disaster. In addition, the risk of developing psychosocial disorders also decreases if there is no significant physical injury and loss of loved ones. The goal of PKMS was reduce the psychological impact of post-traumatic natural disasters due to loss of grief to family and property. Outreach activities were carried out by door to door, those was done because of the Covid-19 pandemic, where the community service team visite the home of families who impact by natural disasters in Lebo village, Manganitu District, then carried out Psychological Adaptation Interventions on families, anxiety felt by traumatized families Post-disaster can be reduced by always take the action that have been given if fear / anxiety returns. After being given counseling and psychological adaptation interventions to peole in Lebo affected by natural disaster, Manganitu District, it can reduce the risk of depression due to excessive anxiety due to loss of property and other family members.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Yenny Budiman Makahaghi, Politeknik Negeri Nusa Utara

Program Studi Keperawatan Jurusan Kesehatan

Nansy Delia Pangandaheng, Politeknik Negeri Nusa Utara

Program Studi Keperawatan Jurusan Kesehatan

References

Choirul A, (2018). Intervensi Psikososial Untuk Menurunkan PTSD dan Meningkatkan Resiliens Warga Penyintas Bencana Tanah Longsor. Psikoislamedia Jurnal Psikologi Volume 3 Nomor 1, 2018. https://www.jurnal.ar-raniry.ac.id/

Ehrenreich, J. H. & McQuaide, S. (2011), Coping with Disasters: A guidebook to psychosocial Intervention (revised edition), New York: John H. Ehrenreich, Center for Psychology and Society.

Fatarona, A. (2018). Model Adaptasi Psikososial Pada Klien TB Paru Yang Menjalani Pengobatan Dengan Menggunakan Pendekatan Uncertainity Illnes di Puskesmas Jember. http://unair.ac.id. Diakses 20 Maret 2020

Kuhu, A.A, Kanine, E & Lolong. J. (2014). Perbedaan Perubahan Aspek Psikososial Pada Remaja Jalanan Dan Remaja Yang Tinggal Di Panti Asuhan Di Kota Manado. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/5203. Diakses 8 September 2020.

Mansykur, A.M. (2006). Potret Psikososial Korban Gempa 27 Mei 2006 (Sebuah Studi Kualitatif di Kecamatan Wedi dan Gantiwarno, Klaten). Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro Vol.3 No. 1, Juni 2006. http://ejournal.undip.ac.id. Diakses 8 September 2020

Muzakki, A.M & Qurrotul Aeni. (2016). Gambaran Respons Psikososial Mahasiswa Progam Studi Ilmu Keperawatan Stikes Kendal Tingkat Akhir Dalam Penyusunan Skripsi. Jurnal Keperawatan Jiwa, Volume 4 No 2, Hal 141 - 146, November 2. ISSN 2338-2090 (Cetak). https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/4401

Pranoto, S., dkk (2011), Lesson learned: pembelajaran rehab rekon pasca gempa di Sumatra Barat 30 September 2009, building back better, Padang: Pilar Karya.

Santiago, P.N., Ursano, R.J., Gray, C.L., Pynoos, R.S., Spiegel, D., Lewis-Fernandez,R., Fredman, M.J., dan Fullerton, C.S. (2013), A systematic review of PTSD prevalence and trajectories in DSM-5 defned trauma ecxposed population, Plos One, April 2013, Volume 8, Issue 4

Veenema, T.G. (2013). Disaster nursing and emergency preparadness: for chemical, biological, and radiological terrorism and others hazards. New York: Springer Publishing Company

Published
2021-02-01