PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN

KNOWLEDGE OF PREGNANT WOMEN ABOUT DANGER SIGNS OF PREGNANCY

  • Yeanneke Liesbeth Tinungki Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Santi Dainga Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Gracia Christy Tooy Politeknik Negeri Nusa Utara
Keywords: pengetahuan, hamil, Puskesmas

Abstract

Pada tahun 2018, di Sulawesi Utara angka kematian ibu sebanyak 49 kasus, data di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada angka kematian ibu tahun 2017 sebanyak 2 orang. Kurangnya pengetahuan ibu dan keluarga dalam mengenali tanda-tanda bahaya kehamilan akan menyebabkan keterlambatan dalam mencapai akses pelayanan kesehatan, sehingga menyebabkan kematian pada ibu. Tujuan penelitian diketahuinya pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Tahuna timur. Penelitian menggunakan rancangan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan dengan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah seorang  ibu hamil usia kehamilan 31 – 36 minggu, di wilayah kerja Puskesmas Tahuna timur. Instrumen penelitian menggunakan format pengkajian maternitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien Ny. J. B berusia 35 tahun dengan masa gestasi 31 minggu. Mengalami deficit pengetahuan karena hanya mengetahui satu tanda bahaya kehamilan yaitu perdarahan dari 3 tanda bahaya kehamilan yakni perdarahan pervaginam, mual dan muntah yang parah, kontraksi rahim. Diagnosis keperawatan sesuai adalah defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Intervensi keperawatan yang muncul adalah 2 buah tindakan observasi, 3 buah tindakan terapeutik, 3 buah tindakan edukasi. Implementasi keperawatan dilaksanakan selama 2 hari dan sesuai dengan rencana tindakan yang ditegakkan. Evaluasi keperawatan bahwa semua masalah telah teratasi. Kesimpulan penelitian adalah Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan yang kurang dapat diatasi dengan adanya pemberian informasi kesehatan. Saran sebaiknya ibu hamil dapat menambah informasi lewat petugas kesehatan atau media lainnya agar pengetahuan yang kurang tentang bahaya kehamilan dapat diatasi.

 

More than half a million women aged 15-49 years die from causes related to pregnancy and childbirth, and it is the leading cause of death for women in that age group. In North Sulawesi in 2018, the maternal mortality rate was 49 cases, and data in Sangihe Island Regency on the 2017 maternal mortality rate were 2 people. Lack of knowledge of the mother and their families in recognizing dangerous signs of pregnancy will causes delays in reaching access to health services, leading to maternal death. The research objective was to find out a deficit of knowledge among pregnant women about the danger signs in the health center in Tahuna Timur. The Method of research uses a case study design with nursing care. The type of research is descriptive research, the research only describes the phenomena found. The research subject was 1 pregnant woman gestational aged 31-36 weeks, in the work area of the east Tahuna Health Center. The research instrument used a maternity assessment format. The research location was in the work area of East Tahuna in April 2021. The result showed that the patient in NY. J. B is 35 years old and a freelance worker at TK Pertiwi Tahuna, currently, the patient is pregnant with a gestation period of 31 weeks. Experience a knowledge deficit because they only know one danger sign of pregnancy, namely bleeding. The intervention of nursing according to the Indonesian Nursing Diagnosis Standards (SDKI) is the deficit of knowledge related to a lack of exposure to information. Nursing interventions that appear in accordance with the Indonesian Nursing Intervention Standards (SIKI) are 2 observation actions, 3 therapeutic actions, and 3 educational actions. Nursing implementation was carried out for 2 days and is in accordance with the action plan that was enforced. The nursing evaluation was carried out on Thursday, April 29, 2021, and all problems had been resolved. The conclusion of this study is the knowledge of pregnant women about the dangerous signs of pregnancy that cannot be overcome by providing health information. Suggestions that pregnant women should be able to add information through health workers or other media so that the lack of knowledge about the dangers of pregnancy can be overcome.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Yeanneke Liesbeth Tinungki, Politeknik Negeri Nusa Utara

Program Studi Keperawatan

Santi Dainga, Politeknik Negeri Nusa Utara

Program Studi Keperawatan

Gracia Christy Tooy, Politeknik Negeri Nusa Utara

Program Studi Keperawatan

References

Agusrini, D. (2013). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Buku Kia Dengan Pemanfaatan Buku Kia Di Puskesmas Srondol Kota Semarang. Naskah Publikasi. Semarang: Akademi Kebidanan Ngudi Waluyo.

Asril, Merita. (2018). Asuhan Kebidanan komprehensif Pada NY. H Diposkseri Sungai Jariang Tahun 2018. Laporan Tugas Akhir. Diakses pada tanggal 08 Maret 2021, http://repo.stikesperintis.ac/id/eprint/650

Asrinah, dkk. (2010). Asuhan Kebidanan Masa Kehamilan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Banualawo, A. Tinungki, Y.L, Rambi, C.A (2020). Asuhan Keperawatan Ketidaknyamanan Pasca Partum Di Ruangan Dahlia RSD Liun Kendage Tahuna. Jurnal Ilmiah Sesebanua Volume 5 Nomor 1 Nusa Utara Maret 2021 e-ISSN: 2655-2868

Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe. (2017). Profil Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Di akses pada tanggal 09 Maret 2021. https://docplayer.info/129890408-Profil-kesehatan-kabupaten-ke[ulauan-sangihe.html

Hanafiah; G, Adriaansz, (2008). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Hermawan, P.A. (2020). Gambaran Asuhan Keperawatan Pada Ibu Hamil Dengan Defisit Pengetahuan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan. Karya Tulis Ilmiah. Diakses tanggal 21 februari 2021, http://respository.poltekesdenpasar.ac.id/5117/

Joltuwu, Y. (2019). Asuhan Kepeawatan Antenatal Care Pada NY. D.B Dengan Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Bakunase, Kota Kupang. Karya Tulis Ilmiah. Di Akses apda tanggal 09 Maret 2021, https://core.ac.uk/download/pdf/236673612

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Buku Kesehatan Ibu Dan Anak: Jakarta. Kemenkes RI.

Maritalia, Dewi (2012). Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Mochtar, Rustam (2011). Sinopsis Obstetri Fisiologi Patologi, Jilid 2. EGC. Jakarta.

Pilliteri, A. (2010). Maternal & Child Health Nursing : Cae Of the Childbearing & Childearing Family, New York : Lippincott Williams & Wilkins.

PPNI, (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Definisi dan Indikator Diagnosis. Edisi I. Jakarta : DPP PPNI.

PPNI, (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan. Edisi I. Jakarta : DPP PPNI.

PPNI, (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Definisi dan Tindakan Keperawatan. Edisi I. Jakarta : DPP PPNI.

Pramardika, D. D. (2019). Analisis pelayanan kesehatan ibu dan anak di pulau Beeng laut. media publikasi promosi kesehatan Indonesia, 209. (Diakses pada 27 Februari 2021).

Purwanti, Indri & Larasaty, Nurina. (2015). Pengetahuan Tentang Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan Sebagai Evaluasi Hasil Pendidikan Kesehatan. Hal 122, Diakases pada tanggal 10 Maret 2021, https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jur_bid/article/download/2048/2078

Romauli, S. (2011). Buku Ajar Kebidanan Konsep Dasar Asuhan Kehamilan. Yogyakarta: Nur Medika.

Sumarmi, S. (2017). Model Sosio Ekologi Perilaku Kesehatan dan pendekatan Continuum of Care untuk menurunkan angka kematian ibu. The Indonesian Journal of Public Health Vol. 12 No. 1 Juli 2017

Tinungki, YL. Hinonauang JSH. Tuwohingide, Y. Sawelo, J. (2017). Gambaran Pengetahuan dan sikap dalam pemberian ASI Eksklusif oleh ibu yang bekerja sebagai perawat di BLUD RSU Liunkendage Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurnal Ilmiah Sesebanua Volume 1 Nomor 2 November 2017 e-ISSN: 2655-2868

Walyani, Elisabeth Siwi. (2015). Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan. Yogyakarta: Pustaka Barupes.

Published
2022-07-26